Aplikasi nomor telepon kedua memungkinkan untuk membuat nomor sementara yang dapat diberikan kepada kontak tidak dikenal agar nomor pribadi tetap aman. Artikel ini membahas cara kerja aplikasi tersebut, kapan harus mempertimbangkan penggunaannya, dan cara mengevaluasinya.

Menggunakan aplikasi nomor telepon kedua, yang juga dikenal sebagai aplikasi nomor telepon pribadi, seperti memiliki SIM kedua di ponsel. Panggilan dapat dilakukan dan diterima, serta SMS dapat dikirim dan diterima seperti halnya dengan saluran telepon lainnya. Namun, alih-alih harus membeli SIM kedua dan mendaftarkan nama serta alamat, aplikasi nomor telepon kedua akan menetapkannya, terkadang secara anonim.

Cara kerja aplikasi nomor telepon kedua

Semua aplikasi nomor telepon kedua menggunakan teknologi Voice over Internet Protocol (VoIP). Namun, tidak seperti layanan VoIP lainnya, seperti WhatsApp, Facebook Messenger, atau Skype, perusahaan nomor telepon kedua memiliki blok nomor telepon yang dapat dialokasikan kepada penggunanya. Nomor telepon ini biasanya berasal dari AS, tetapi beberapa aplikasi nomor telepon kedua juga menyediakan nomor telepon dari berbagai negara lain.

Setelah mendaftar, aplikasi akan menetapkan salah satu nomor teleponnya. Nomor tersebut dapat digunakan seperti nomor telepon lainnya: untuk melakukan atau menerima panggilan telepon serta mengirim atau menerima SMS. Saat menelepon seseorang atau mengirim SMS, nomor telepon kedua akan muncul di ponsel mereka. Penerima tidak akan tahu bahwa aplikasi nomor telepon kedua sedang digunakan.

Karena aplikasi ini menggunakan VoIP, paket data harus digunakan atau ponsel harus terhubung ke hotspot WiFi agar dapat berfungsi. Perbedaan paling signifikan dalam cara kerja aplikasi ini adalah cara menghubungkan nomor telepon kedua ke ponsel cerdas.

Beberapa aplikasi menangani semua komunikasi melalui internet. Tidak ada informasi yang muncul di tagihan telepon mengenai panggilan ke atau dari aplikasi nomor telepon kedua.

Aplikasi lain beroperasi lebih seperti layanan penerusan panggilan standar. Saat melakukan panggilan telepon, paket telepon standar digunakan untuk menghubungi server Burner, yang kemudian menghubungi penerima yang dituju. Saat seseorang menelepon, server Burner akan mengirim notifikasi ke ponsel bahwa ada panggilan masuk, lalu sambungan ke panggilan tersebut akan terhubung melalui server Burner. Panggilan ini akan mengurangi kuota paket telepon, dan meskipun tidak ada informasi tentang siapa yang dihubungi atau siapa yang menelepon di tagihan telepon, tagihan tersebut akan menampilkan semua panggilan telepon yang dilakukan ke atau diterima dari Burner.

Hampir semua layanan ini juga memiliki fitur lain, seperti layanan pesan suara terpisah, penerusan panggilan, dan dalam beberapa kasus, tarif internasional yang murah. Umumnya, nomor telepon kedua bersifat sementara jika menggunakan opsi gratis aplikasi ini, tetapi nomor tersebut dapat disimpan tanpa batas waktu jika berlangganan paket berbayar.

Beberapa aplikasi nomor telepon kedua yang paling populer meliputi:

  • Phoner(jendela baru) – Tidak memerlukan nomor telepon pribadi untuk membuat akun. Memiliki nomor telepon internasional.
  • Burner(jendela baru) – Memerlukan nomor telepon pribadi untuk membuat akun. Hanya menawarkan nomor telepon di Amerika Serikat.
  • Hushed(jendela baru) – Tidak memerlukan nomor telepon pribadi untuk membuat akun. Memiliki nomor telepon internasional.
  • Google Voice – Memerlukan nomor telepon pribadi untuk membuat akun. Hanya menawarkan nomor telepon di Amerika Serikat.

Kapan harus menggunakan aplikasi nomor telepon kedua

Nomor telepon telah menjadi semacam dilema (catch-22): agar berguna, nomor telepon harus bersifat publik, tetapi nomor telepon juga menjadi metode verifikasi identitas, sesuatu yang seharusnya dijaga agar tetap pribadi.

Semakin banyak aplikasi yang meminta nomor telepon sebagai metode verifikasi akun. Setiap kali membagikan nomor telepon kepada orang asing, kunci untuk mengambil alih akun mungkin diserahkan kepada penyerang menggunakan serangan SIM-swapping(jendela baru). Hal ini belum memperhitungkan fakta bahwa jika seseorang memiliki nomor telepon pribadi, mereka hanya perlu melakukan pencarian terbalik untuk menemukan nama dan alamat.

Namun, ada beberapa situasi di mana nomor telepon perlu diberikan kepada orang asing agar dapat dihubungi. Misalnya, saat ingin menjual sesuatu di Craigslist, bertemu dengan salah satu pasangan dari Tinder, bepergian ke negara baru, atau menjalankan bisnis kecil sendirian. Dalam setiap kasus ini, menggunakan nomor telepon kedua sangatlah masuk akal.

Cara mengevaluasi aplikasi nomor telepon kedua

Setiap aplikasi memiliki sistem harganya sendiri, dan meskipun semua aplikasi ini menawarkan layanan yang kurang lebih sama, beberapa menyediakan lebih banyak nomor telepon di negara asing sementara yang lain memudahkan untuk memiliki nomor telepon ketiga (atau keempat, atau bahkan kelima) di ponsel. Pilihan yang tepat bergantung pada kesediaan untuk membayar dan tujuan penggunaan nomor telepon kedua tersebut.

Namun, saat mengevaluasi perusahaan-perusahaan ini dari sudut pandang privasi dan keamanan data, ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan.

Hal pertama yang perlu dipertimbangkan saat ingin memilih aplikasi nomor telepon kedua adalah informasi apa yang mereka kumpulkan. Aplikasi yang berfungsi sebagai layanan penerusan panggilan memerlukan nomor telepon pribadi untuk bekerja, yang berarti layanan seperti Burner and Google Voice memiliki catatan dari kedua belah pihak untuk semua percakapan telepon.
Layanan seperti Phoner yang menangani panggilan sepenuhnya melalui internet tidak memerlukan nomor telepon pribadi, sehingga memberikan lapisan privasi ekstra.

Kebijakan Privasi setiap layanan juga harus dibaca sebelum memilih aplikasi nomor telepon kedua. Karena semua layanan ini merutekan panggilan telepon dan SMS melalui server mereka, mereka memiliki akses ke sejumlah besar data komunikasi. Sangatlah penting untuk mengetahui dengan pasti data apa yang mereka kumpulkan, simpan, dan proses, serta apa yang dapat dilakukan untuk menghapus data tersebut.
Sebagai contoh, berikut adalah Kebijakan Privasi(jendela baru) Google Voice:

Google Voice menyimpan, memproses, dan memelihara riwayat panggilan (termasuk nomor telepon pemanggil, nomor telepon penerima, tanggal, waktu, dan durasi panggilan), salam pesan suara, pesan suara, pesan Layanan Pesan Singkat (SMS), rekaman percakapan, dan data lain yang terkait dengan akun guna menyediakan layanan tersebut.

Ada banyak data pribadi yang dikumpulkan. Aplikasi lain memiliki pendekatan yang lebih konservatif terhadap pengumpulan data. Burner dan Hushed menyatakan bahwa mereka tidak menjual atau membagikan informasi pribadi kepada pihak ketiga, tetapi satu-satunya cara untuk mengetahui data apa saja yang dikumpulkan oleh aplikasi nomor telepon kedua adalah dengan membaca kebijakan privasinya.

Kesimpulan

Membagikan nomor telepon pribadi dapat membahayakan informasi pribadi yang sensitif dan akun pada aplikasi tertentu. Oleh karena itu, membagikan nomor telepon sekunder atau sementara dengan orang yang tidak dikenal atau kontak baru adalah cara yang baik untuk melindungi privasi. Aplikasi nomor telepon kedua yang memiliki kebijakan data yang bertanggung jawab dapat menjaga kerahasiaan nomor telepon pribadi dan berkontribusi pada keamanan data secara keseluruhan.

Salam hangat,
Tim Proton VPN

Untuk menjaga aktivitas internet tetap pribadi, gunakan Proton VPN!

DAPATKAN PROTON VPN

Media sosial kami dapat diikuti untuk terus mengikuti rilis Proton VPN terbaru:

Twitter (jendela baru)| Facebook(jendela baru) | Reddit(jendela baru) | Instagram(jendela baru)

Untuk mendapatkan akun email terenkripsi Proton Mail gratis, kunjungi: proton.me/mail(jendela baru)