Protokol VPN baru telah dikembangkan, yaitu Stealth, yang dapat menghindari deteksi serta memungkinkan untuk melewati sensor internet dan pemblokiran VPN.

Dengan senang hati kami mengumumkan Stealth, protokol VPN baru yang tidak dapat dideteksi yang mampu melewati sebagian besar firewall dan metode pemblokiran VPN. Pemblokiran VPN tingkat lanjut dapat dilewati, situs yang disensor dapat diakses, dan komunikasi dengan orang-orang di media sosial tetap dapat dilakukan, bahkan jika pemerintah berupaya membatasi akses.

Mengapa Stealth dibutuhkan?

Pada tahun 2017, Proton VPN diluncurkan karena belum ada layanan VPN yang tepercaya, andal, dan tersedia secara gratis. Motivasinya sederhana. Mengingat layanan kami, seperti Proton Mail, memiliki peran penting dalam menjamin kebebasan dan privasi di seluruh dunia, kami menyadari bahwa pemerintah otoriter pada akhirnya akan mencoba memblokirnya.

Namun dengan Proton VPN, masyarakat dapat melewati pemblokiran tersebut dan lanjut menggunakan Proton Mail. Selama beberapa tahun terakhir, Proton VPN telah menjadi alat penting, yang membantu menjamin kelancaran arus informasi bagi puluhan juta orang selama krisis dan perang di seluruh dunia.

Sejak Proton VPN diluncurkan, pengembangan teknologi untuk melewati pengawasan dan sensor terus dilakukan. Sebagai contoh, pada tahun 2017, Secure Core VPN diluncurkan, yang memberikan privasi lebih besar daripada layanan VPN biasa.

Pada tahun 2020, perutean alternatif(jendela baru) diluncurkan, yang melewati pemblokiran VPN dengan merutekan ulang koneksi melalui jalur lain yang sulit dilacak. Terakhir, pada tahun 2021, VPN Accelerator dirilis, sebuah teknologi unik yang memberikan kecepatan koneksi hingga 400% lebih cepat, yang sangat penting bagi pengguna di wilayah terpencil dengan internet lambat.

Seiring dengan ditingkatkannya upaya untuk membangun VPN yang lebih tahan sensor, pemerintah otoriter juga meningkatkan upaya mereka untuk memblokir VPN. Protokol VPN tradisional (seperti OpenVPN, IKEv2, dan WireGuard®) relatif mudah dikenali dalam suatu jaringan. Dan seiring dengan semakin meluasnya teknologi deep packet inspection (DPI), mendeteksi dan memblokir VPN yang menggunakan protokol ini akan menjadi semakin mudah bagi pemerintah otoriter.

Selama bertahun-tahun telah ada berbagai proyek yang mencoba menyamarkan protokol VPN yang ada, tetapi kebanyakan hanyalah modifikasi tambahan di atas protokol yang ada yang sayangnya tidak lagi berfungsi dengan baik.

Protokol Stealth dirancang dari awal agar tidak mengalami isu-isu ini. Dengan mengaktifkan Stealth, koneksi Proton VPN akan hampir sepenuhnya tidak terdeteksi.

Stealth tersedia di semua paket Proton VPN, termasuk Free plan kami, karena setiap orang berhak atas kebebasan daring. Untuk saat ini, Stealth dapat digunakan di aplikasi Android, Windows, macOS, dan iOS kami.

Bagaimana cara menggunakan Stealth?

Untuk mengaktifkan Stealth, buka aplikasi Proton VPN di perangkat.

  • Di Android,  ketuk  →  Pengaturan → Lanjutan → Protokol dan pilih Stealth.
  •  Di Windows, ketuk Pengaturan → Koneksi → Protokol dan pilih Stealth.
  • Di iOS dan iPadOS, ketuk Pengaturan → Opsi Keamanan → Protokol dan pilih Stealth.
  • Di macOS, ProtonVPN di bilah tugas macOS → Preferensi → Koneksi → Protokol dan pilih Stealth dari menu dropdown. 

Stealth belum tersedia di aplikasi Linux kami.

Pelajari lebih lanjut tentang cara mengubah protokol VPN

Bagaimana cara kerja protokol VPN Stealth?

Stealth menggunakan penyamaran untuk menyembunyikan koneksi VPN dari sensor. Ide umumnya adalah membuat lalu lintas VPN terlihat seperti lalu lintas “normal” — atau koneksi HTTPS biasa. Stealth melakukan hal ini dengan menggunakan tunneling TLS yang disamarkan melalui TCP. Hal ini berbeda dari sebagian besar protokol VPN populer yang biasanya menggunakan UDP, sehingga lebih mudah dideteksi dan diblokir. Tanpa membahas terlalu banyak rincian, Stealth juga membuat koneksi VPN dengan cara khusus dan unik guna menghindari peringatan filter internet.

Terlepas dari fitur penyamaran ini, protokol VPN Stealth juga dioptimalkan untuk kinerja tinggi dan kompatibel dengan teknologi VPN Accelerator kami. Ditambah dengan sistem internal kami yang ringan, Stealth dapat mencapai kinerja yang lebih tinggi daripada protokol VPN tersamar yang lebih lama yang umumnya dibangun di atas OpenVPN melalui TCP.

Perjuangan berlanjut

Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada para anggota komunitas Proton yang telah membantu kami menguji protokol VPN Stealth selama beberapa bulan terakhir. Mereka hidup di bawah rezim sensor yang ketat, dan Stealth tidak akan mungkin dikembangkan tanpa bantuan mereka. Terima kasih.

Namun, dalam perjuangan yang terus berkembang demi kebebasan daring, pekerjaan kami belum selesai. Oleh karena itu, kami merancang Stealth menjadi protokol VPN yang dapat diperluas dan diadaptasi serta cukup fleksibel untuk menghadapi tantangan baru.

Perjuangan demi kebebasan tidak mengenal batas negara, dan kita harus bersatu agar perjuangan ini berhasil. Alat seperti Proton VPN memainkan peran penting dalam menjaga internet tetap bebas. Investasi kami dalam teknologi seperti Stealth merupakan bagian dari komitmen kami untuk memberikan privasi internet bagi semua orang, tanpa memandang kemampuan mereka untuk membayar.

Proton VPN akan selalu gratis, tetapi jika ingin mendukung misi kami dalam menjaga internet tetap bebas dan terbuka bagi semua orang, silakan berlangganan paket berbayar yang menawarkan kecepatan lebih tinggi dan fitur premium.

P.S. Kami ingin berterima kasih kepada ratusan anggota komunitas Proton VPN yang telah menyarankan nama untuk protokol baru kami. Pilihan utama Anda adalah Neutrino, yang sangat kami sukai karena hubungannya dengan ilmu fisika. Selain itu, neutrino dapat menembus semua materi, sehingga nama ini terasa sangat sesuai.

Sayangnya, kami merasa nama ini dapat menimbulkan kebingungan dengan proyek Web3, jadi kami memilih Stealth sebagai gantinya. Ini adalah saran populer lainnya dari komunitas, dan maknanya lebih jelas bagi mereka yang kurang akrab dengan fisika.